Begitulah wanita
Kode Iklan Atas Artikel
Banyak wanita yang ingin melepaskan
Karena hati yang tergores dan terlalu erat menggenggam
Tapi anehnya, kebanyakan dari mereka selalu berkata tak tega untuk meninggalkan
Dan memilih tenggelam dalam nyamannya ketidakpastian
Seperti itulah kira kira menjadi wanita
Tak perlu mengelak
Karena semua wanita pasti pernah ada dalam posisi itu
Entah, saat ini ia telah menjadi rumah sang pangeran ataupun masing terkatung katung dalam ketidakpastiaan
Atau malah hanya menjadi tempat pelampiasan
Pasti pernah
Begitulah menjadi wanita
Virus merah jambu melanda
Hati terjangkit kebutaan
Logika pun enggan digunakan
Begitulah menjadi wanita
Memilih tidur dalam kepura puraan
Ketimbang berjalan dalam kesakitan
Jangan terlalu lama hidup dalam nyamannya perkataan
Toh, kau sudah tau apa yang seharusnya dilakukan
Tinggalkan, hatimu perlu sedikit kelonggaran
Begitulah menjadi wanita
Apakah tak cukup merasakan kepedihan?
Bergumul dengan cinta tanpa ikatan
Haruskah kau benar benar terjatuh dan tersungkur?
Membiarkan hatimu patah dan hancur
Terpukul dan meradang
Terkubur dalam jurang
Haruskah?
Lepaskan, jiwamu semulia itu untuk menanggung kesedihan
Tinggalkan, hatimu sebaik itu untuk menahan kesakitan
Ingatlah, ada yang seharusnya kau sibukkan
Kembalilah pada tempat terhebatmu menjadi sandaran
Yang tak pernah membuatmu menyandang lara
Yang tak akan membiarkanmu terluka
Kembalilah pada DIA penggenggam sejatinya jiwa
Pemilik cinta yang sejati
DIA, sang maha cinta
Kode Iklan Bawah Artikel