Selamat tinggal april
Kode Iklan Atas Artikel
April,mungkin.. tak asing bagimu, bukan apa yang tertulis tentang bulan itu
Semua perayaan hari jadi
Segala gegap gempita menyisakan bahagia di waktu itu
Tak sedikit dari mereka berpaut sendu dalam ruamnya hati
Untuk sekedar berpena dengan bulan imaji
Aku tau, berapa banyak kekasih yang memadu dan menyiratkan bulan ini
Sebagai sebuah simbol bahagia dan duka
Tersemat dalam satu piringan hitam
Dengan syair sendu yang menyimpan jutaan cerita
April...
Bukankah telah menyisakan rindu yang teramat dalam
Teruntuk mereka yang tenggelam bersama nostalgia
Isak tangis memagut ruas tenggorokan berpadu dengan suara yang tersekat
Sembari mengusap kedua kantung mata, seolah pandang serasa pekat
Kabur,sayup tak berarah tujuan
Masihkah ada jalan teruntuk sebuah pisah yang menyenangkan?
Berapa banyak hati telah mematok bulan ini sebagai tanda asmara
Yahh mungkin beberapa tak menyadari pun yang lainnya juga tak ingin menerka-nerka apa yang terjadi
Bagiku, sama saja seperti bulan bulan lain
Tak jadi teristimewa
Hanya saja aku ingin sekali membuatkan sebuah serambi di ufuk jemari
Bahwa sang april adalah bulan yang penuh dengan kenangan
Yahh, siapa yang mengarungi pastilah memiliki cerita tersendiri
Tuhan begitu adil,
Tak menaruh april dengan segala bahagia yang abadi
Pun tak mematenkan rindu di bulan itu
Selamat tinggal april,
Bahagia dan luka tercipta untuk syukur dan doa
Terimakasih telah memberikan hari hari baik yang tak pernah terlupa
Selamat tinggal april,
Ini bukan terlambat ,hanya saja sedikit waktu yang terlewat
Salam dariku..
Tentang kita yang masih menjadi rahasia dengan tuhan
Kode Iklan Bawah Artikel